Salam88, juga dikenal sebagai Salam A., pernah menjadi salah satu influencer terpopuler di media sosial. Dengan jutaan pengikut di berbagai platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok, Salam88 tampaknya memiliki segalanya – ketenaran, kekayaan, dan basis penggemar yang berdedikasi. Namun, perjalanannya menuju puncak bukannya tanpa pasang surut, dan pada akhirnya berujung pada kejatuhannya.
Salam88 pertama kali menjadi terkenal di awal tahun 2010-an, berkat kontennya yang lucu dan menarik. Videonya, yang sering menampilkan lelucon, tantangan, dan sandiwara komedi, dengan cepat menjadi viral, membuatnya mendapatkan banyak pengikut. Tak lama kemudian, Salam88 didekati oleh merek-merek karena konten bersponsor dan kolaborasi, dan kerajaan media sosialnya pun lahir.
Seiring meningkatnya popularitasnya, Salam88 mulai memperluas mereknya di luar media sosial. Dia meluncurkan lini pakaiannya sendiri, merilis serangkaian merchandise, dan bahkan mencoba-coba musik. Sepertinya tidak ada yang bisa menghentikannya – sampai hal itu terjadi.
Pada tahun 2018, Salam88 terlibat dalam kontroversi ketika tweet lama muncul kembali, di mana ia melontarkan komentar yang menyinggung dan menghina. Serangan balasannya cepat dan parah, dan banyak pengikutnya yang berpaling darinya. Brands menjatuhkannya sebagai juru bicara, dan kariernya yang dulunya sukses mulai runtuh.
Meskipun telah mengeluarkan permintaan maaf dan berusaha menebus kesalahannya, Salam88 tidak dapat pulih dari skandal tersebut. Jumlah pengikutnya menyusut, dan kemitraannya yang tadinya menguntungkan pun mengering. Pada tahun 2020, ia menghilang dari sorotan, sebuah kisah peringatan tentang sifat ketenaran internet yang cepat berlalu.
Naik turunnya Salam88 menjadi pengingat akan bahayanya ketenaran di media sosial. Di dunia di mana satu langkah yang salah dapat merugikan Anda, influencer harus berhati-hati dan memperhatikan konten yang mereka keluarkan ke dunia. Seperti yang ditunjukkan oleh kisah Salam88, kesuksesan di media sosial bisa cepat berlalu, dan dibutuhkan lebih dari sekadar popularitas untuk mempertahankan karier di lanskap internet yang selalu berubah.
Pada akhirnya, perjalanan Salam88 menjadi sebuah kisah peringatan bagi para influencer di mana pun – ketenaran bisa datang dengan cepat, namun bisa juga dengan mudah hilang begitu saja. Penting untuk tetap jujur pada diri sendiri, memperhatikan tindakan Anda, dan ingat bahwa kesuksesan di media sosial tidak pernah dijamin.